Bedah “Defining Success” – The 3rd Lesson….

Berikut adalah pelajaran ketiga dari sepuluh pelajaran penting yang didapat dari pidato penuh makna Pak Subroto Bagchi, Chief Operating Officer dari MindTree Consulting India. Pidato selengkapnya dapat dibaca di sini.

OK, pelajaran ketiga berikut ini beliau dapatkan dari sang ibu.

“I have to create a bloom in a desert and whenever I am given a new place, I must leave it more beautiful than what I had inherited”. That was my first lesson in success. It is not about what you create for yourself, it is what you leave behind that defines success.

Kalau diartikan:

“Saya harus membuat bunga mekar di gurun dan dimanapun saya diberikan tempat yang baru, saya mesti meninggalkannya dengan keadaan yang lebih cantik dari apa yang saya dapatkan pertama kali.”. Itu adalah pelajaran pertama saya tentang kesuksesan. Yang penting bukan apa yang anda ciptakan untuk anda sendiri, tetapi apa yang anda tinggalkanlah yang mendefinisikan kesuksesan.

Dalam pidatonya, beliau bercerita tentang teladan sang ibu. Karena sang ayah adalah seorang pegawai negri, maka tempat tinggal mereka adalah rumah milik pemerintah, yang biasanya tidak terawat dengan baik. Sang ibu tidak tinggal diam dengan keadaan rumah yang demikian. Sang ibu selalu memperbaiki dan memperindah keadaan rumah dan sekitar rumah, dengan menanam bunga, membuat pagar dari tanaman. Apa yang sang ibu lakukan sebenarnya tidak mudah karena tanah di sekitar rumah tersebut kurang subur. Namun berkat kegigihan sang ibu, akhirnya kuncup-kuncup bunga pun bermunculan. Akan tetapi, sang ayah mendapatkan surat perintah untuk pindah ke daerah lain.

Sebelum mereka pindah, ada seorang tetangga yang bertanya pada sang ibu, mengapa sang ibu rela untuk berkorban, bersusah payah memperindah rumah milik pemerintah , mengapa sang ibu rela untuk bersusah payah menanam bunga yang hanya akan menguntungkan penghuni rumah berikutnya. Sang ibu menjawab, tidak masalah jika sang ibu tidak dapat menyaksikan bunga-bunga yang ditanam bermekaran. Sang ibu pun lanjut mengatakan kata-kata yang dicetak tebal di atas.Hm…mengharukan bukan? Seorang ibu yang memiliki visi ke depan yang sungguh mulia.

Inilah pelajaran tentang sukses yang ketiga. Di mana pun kita berada, bertekadlah untuk mengubah tempat tersebut (rumah, tempat kerja, dsb) menjadi tempat yang lebih baik saat kita meninggalkannya. Tidak masalah apabila orang lain yang merasakan keindahan atau kenyamanan karena apa yang sudah kita pelopori.  Yang penting adalah bukan yang kita ciptakan untuk kita sendiri. Yang penting adalah apa yang kita tinggalkan bagi orang lain. Hal inilah yang mendefinisikan kesuksesan kita. Semoga bermanfaat..! ^^

2 Balasan ke Bedah “Defining Success” – The 3rd Lesson….

  1. suyatno mengatakan:

    sungguh mulia perbuatan sang ibu. http://www.garduguru.blogspot.com

  2. Ryan mengatakan:

    Artikelnya bagus.Mohon izin copy paste untuk koleksi dokumen pribadi y.Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: